Kamis, 05 Februari 2015

Setelah sekian lama

Saat bertemu kita berbagi cerita, cerita dimana hanya kita berdua yang tahu
Sepertinya aku tak dapat menghapus, membuang, dan melupakannya
Aku mengedarkan pandangan ke jalan cukup lama
Kenangan yang kusukai saat melewati jalan ini
terus menerus muncul sehingga menghentikan langkah kakiku

Setelah sekian lama hingga saat aku datang kemari saat ini
Aku merindukan masa itu, hingga tanpa sadar aku memikirkan kehidupan saat itu
Karena dirimu yang terus menerus melangkah di mataku
Kenangan saat-saat menghabiskan waktu bersama seperti bintang bertaburan, namun
bagaimana dengan dirimu?

Orang-orang terlihat bahagia
Hanya aku yang sepertinya dibiarkan sendiri, kesepian
Tak ada kepura-puraan, aku memikirkanmu

Setelah sekian lama hingga saat aku datang kemari saat ini
Aku merindukan masa itu, hingga tanpa sadar aku memikirkan kehidupan saat itu
Karena dirimu yang terus menerus melangkah di mataku
Kenangan saat-saat menghabiskan waktu bersama seperti bintang bertaburan, namun
aku menangis

Dapatkah kau melihatku saat aku menantimu di sini?
Dapatkah nantinya aku menyatakan perasaanku?

Aku merindukanmu, bahkan lebih merindukanmu
Karena dirimu, aku hanya tahu tentang dirimu
Kehidupan tanpamu, semua penuh dengan penyesalan
Tanpa dirimu, aku merasakan banyak kehampaan
Hari inipun langkah kakiku merindukan tempat ini, tak dapat beranjak dan memanggilmu
Share:

Rabu, 04 Februari 2015

orang baik

apakah orang baik benar-benar ada?
apakah sekumpulan orang baik akan bisa ada?
adakah orang baik?
akan adakah sekumpulan orang baik?
tidak ada

apakah ada orang yang percaya orang baik benar-benar ada?
apakah ada sekumpulan orang yang percaya sekumpulan orang baik akan bisa ada?
adakah orang yang percaya orang baik benar-benar ada?
adakah sekumpulan orang yang percaya sekumpulan orang baik akan bisa ada?
ada


apakah ada orang yang berusaha menjadi orang yang baik?
apakah ada sekumpulan orang yang berusaha menjadi orang yang baik?
adakah orang yang berusaha menjadi orang yang baik?
adakah sekumpulan orang yang berusaha menjadi orang yang baik?
ada
Share:

Minggu, 01 Februari 2015

menangis

kenapa masih harus menangis apabila air matamu itu tak berdampak apa-apa.
kenapa masih tidak tersenyum apabila inilah saatnya kau bisa berbahagia.
menangislah ketika kamu jatuh, itu akan meringankan rasa sakitnya.
tapi, ketika kamu hanya menangis sampai akhir, itu tak mengubah apa-apa.
bangun, tadahi air matamu, lalu biarkan itu jadi cambuk di dada.
tersenyumlah, bangkit, lalu menangislah lagi ketika buah perjuangan itu telah di depan mata.
.
Share:

Rabu, 31 Desember 2014

aku merindukanmu..

kapan terakhir kali kita bertemu,
kemarin kah? rasanya sudah hampir sejuta hari..
aku merindukanmu..
bagaimana ini?
sesak, guci hati ini penuh oleh kerinduan
sadar aku masih sadar
aku sadar bahwa aku benar merindukanmu
aku merindukanmu..
bagaimana ini?
apakah aku bisa berlari kearahmu sekarang?
melepas rinduku, melepas sesakku?
aku merindukanmu..
bagaimana ini?
haruskah aku pergi?
biar
biar
aku sadar, sadar..
sadar aku merindukanmu
bagaimana ini?
apa yang harus kulakukan?
Share:

Minggu, 14 Desember 2014

aku

puisi aku yang ini bukanlah puisi akunya chairil anwar.
aku bukanlah penyair macam dia, tapi aku memang menyukai puisinya.
tapi puisi aku ini bukanlah milik dia, tapi milikku...
puisi ini menceritakan tentangku..
aku
aku, tiga huruf yang mengisyaratkan ada setiap orang tentang sosok ini.
aku, panggilan diriku pada diriku sendiri.
aku, melambangkan keegoisan dan aku yang berdiri sendiri.

aku adalah sebuah patung yang berdiri diam seperti menunggu lumut menyelimutiku
aku ingin hidup seperti puisi chairil anwar
tapi tidak bisa, kami , aku yang berbeda...
aku tersiksa karena berdiam diri
biarkan aku, biarkan aku...
Share:

Minggu, 07 Desember 2014

sekarang ayahmu berulang tahun.
ucapkan selamat dariku.
lucu ya, ayahmu yang berulang tahun, tapi malah kamu yang aku ingat.
kamu mirip ayahmu. mirip sekali.
hanya bedanya di umur kalian.
aku ingin memintanya untuk selalu menjagamu, tapi tanpa memintanyapun dia pasti melakukannya.
jadi, kumohon jaga dia. hingga mungkin nanti kita bisa bertemu lagi.
bertemu lagi saat dia menggandengmu di altar nanti. semoga.

Share:

Sabtu, 29 November 2014

Rabu, 29 Oktober 2014

pernah

Pernah merasa selalu berusaha menarik perhatian seseorang dan sudah mencoba berbagai cara, tetapi semuanya tetap sia-sia?

Pernah merasa kangen sekangen-kangennya sampai tidak berani mengatakannya karena takut yang dikangenin tidak merasakan hal yang sama?

Pernah merasa benar-benar ingin memeluk seseorang tapi tidak pernah bisa melakukannya karena orang yang ingin dipeluk bukanlah siapa-siapanya kita?


Pernah merasa menjatuhkan hati kepada seseorang dengan sangat, tetapi tidak pernah ditangkap?

Pernah merasa sudah tahu kalau sudah terlalu banyak waktu yang dibuang untuk menunggu agar seseorang membalas cintamu, tapi tidak juga bisa berhenti melakukan itu?


Aku pernah merasakannya. Sepinya, kangen setengah matinya, deg-degannya, sesak setiap malamnya, dan semua perasaan tak nyaman sampai ingin selalu berhenti merasakannya.

Kalau kamu? Ah, mungkin kamu tidak tahu dan tidak pernah. Karena aku yang merasakannya, bukan kamu.

Tetapi kamu tahu? Jatuh cinta diam-diam itu tidak mengenakkan. Jatuh cinta pada kamu, seseorang yang sudah punya pasangan itu sangat melelahkan. Tapi aku bisa apa jika aku benar-benar tidak bisa mengendalikannya? Inginnya, dari dulu saja kita tidak pernah bertegur sapa. Dari dulu saja kita tidak sering bertatap muka sampai tak sengaja, hatiku menjatuhkan cinta. Kalau dari dulu kita tidak pernah saling mengenal, mungkin aku tidak pernah merasakannya.

Aku tahu, aku tahu. Aku harus menghentikannya. Melepasmu sebisanya dan harus bisa. Tetapi aku sudah mencoba berbagai cara. Sudah menyibukkan diri dengan apa saja, sudah berusaha nongkrong bersama teman-teman, sudah berusaha membuka hati kepada yang lainnya. Kamu lihat, aku sudah mencoba semua cara yang aku bisa.

Lalu aku melihatmu. Tersenyum dan menyapaku dengan satu kata, "Hai" saja. Dan semua usaha langsung buyar begitu saja.
Share: