Selasa, 13 Oktober 2015

rasa

pagi ini aku terbangun dan lagi ada rasa hampa tak nyaman yang memenuhi batin ini. ya, aku tahu itu apa, walau tak nyaman tetap kubiarkan saja.
ini rasa ketika kuingin melihat wajahmu. oh sudahlah, rasa ini tak berpengaruh. aku tetap masih bisa bernafas, jantungku masih berdetak, aku masih hidup.
kekosongan hati itu apa aku juga tak tahu. biarlah rasa apa ini aku tak ingin tahu, sebenarnya aku sudah tahu, tak nyaman memang, tapi mau apa lagi? berlari ke arahmu? tidak mungkin.
Share:

Kamis, 01 Oktober 2015

if i can bring back the times

if i can bring back all the times,
i want to come to all the days that i didn't make a right choice
so i will never be as regret as i now
so i will see a better story

if i can bring back just a time,
i want to come to the day we met to prevent to know you
so i will never feel sorry all the time
so i will never love you
so i will know that we are fated to meet  in this life even not at that day.

if i can't bring back the time even just one,
i want to moving forward
so i will make the best choice
so i will fated something by myself
so i will live in better time
so i don't need to say 'if i can bring back the times'.
Share:

Jumat, 25 September 2015

not Fire

Ini api bukan api
Api ini tidak panas
Api ini tidak merah
Api ini tidak bercahaya
Tapi ini tetap api, karena api ini bisa membakar

Api ini membara
Semakin kau tiup dia semakin membesar
Semakin kau diam dia akan semakin menjalar
Apapun yang kau lakukan api ini tetaplah akan membakar

Ini api bukan api
Dia akan menyala lebih besar saat kau tak biarkan dia bernafas
Dia tak padam oleh siraman air walau kau mengeringkan lautan
Api ini bukan lagi api
Api ini tidak bisa memberimu kehangatan atau kehidupan
Api ini tidak bisa memanggang atau membunuh
Api ini kehabisan cara untuk menyala

Ini api bukan api
Yang dia sentuh tak jadi abu
Yang dia tinggalkan tidak juga membeku
Arangnya tak membara
Esnya tak meleleh

Api ini membakar
Bakar bakar bakar
Apa setiap yang membakar adalah api?
Apa api harus selalu membakar?
Itu yang ditanyakan api itu
Share:

Rabu, 16 September 2015

pergi

Ada banyak orang yang memintaku untuk pergi.
Ada yang berkata “Lebih baik kau tidak berada di sini”
Ada yang berkata “Tidak ada lagi yang bisa kau lakukan di sini”
Ada yang berkata “Kumohon, pergilah”
Juga ada yang langsung berkata “Pergi!”
Aku merasakan sakit setiap ada yang memintaku pergi.
Padahal cepat atau lambat, semua orang pasti menginginkanku pergi.
Tetap saja, aku merasa sakit.

Untuk setiap permintaan pergi yang aku terima, aku melakukan hal yang berbeda.
Tapi aku selalu memikirkan terlebih dulu apa langkah yang akan kuambil.
Kenapa dia memintaku pergi, kenapa aku harus pergi, apa aku harus tetap tinggal.
Hanya saja terkadang jika itu terlalu menyakitkan, dan amarah berada di puncak permukaan, tak akan ada pemikiran.
Pilihannya hanya pergi dan tinggal kan?
Ada yang hanya sekali memintaku untuk pergi dan aku langsung pergi.
Ada yang memintaku jutaan kali untuk pergi tapi aku tetap tinggal.
Butuh seribu satu alasan untuk membuatku pergi dan hanya butuh satu alasan untuk membuatku tetap tinggal.

Suatu hari, ada yang memintaku untuk pergi.
Tapi sebelum memintaku pergi, dia menjatuhkan harga diriku terlebih dulu.
Dia menyakiti pikirku terlebih dulu.
Dia menyayat luka hatiku terlebih dulu.
Apakah keluarga saling mengusir seperti itu?
Pertama-tama dia mengambil semuanya lalu memintaku pergi.
Oh ya, bukan meminta, tapi memaksa.
Jadi aku pergi. Pasti. Terlalu sakit, aku bahkan benar-benar tidak sempat mengucapkan satu katapun karena otak yang mendidih oleh amarah yang sangat membara.
Pergi dan bertahan di saat pergi saat itu adalah masa tersulit hidupku.
Bahkan saat ini aku masih hidup melewati masa itu saja adalah sebuah keajaiban.
Ketika aku selalu memikirkan apa saja cara yang bisa membuatku mati saat itu.
Aku pergi dan perlahan menemukan tempat dan orang yang lebih baik.
Aku mulai hidup baru.
Lalu kau tahu apa lagi yang lucu?
Setelah hidup baru itu, dia, yang memintaku pergi, memaksaku pergi, memintaku kembali.
Sungguh. Sungguh mengerikan.
Bagaimana bisa orang yang menyuruhmu pergi dengan cara yang seperti itu dengan kelihaiannya memintamu kembali?
Ada satu alasan untukku bila kembali.
Tapi ada jutaan alasan untukku bila tak kembali.
Sungguh, pergi dan kembali adalah dua hal yang berbeda.
Share:

Kamis, 10 September 2015

pria baik untuk wanita baik

“Tuhan, Kau berkata bahwa pria baik untuk wanita baik dan pria buruk untuk wanita buruk kan? Kau pernah bilang begitu. Kata mereka itu adalah hukum. Tapi Tuhan, bisakah aku keluar dari hukum-Mu yang satu itu? Aku bertemu dan menginginkan pria baik, sangat baik padahal diriku bukanlah wanita yang baik. Bolehkan aku Tuhan, kumohon. Aku sekarang sedang memperbaiki diriku, hanya saja apa aku bisa dan sampai kapan aku tidak tahu, karena itu Tuhan, aku takut disaat aku sudah menjadi baik aku belum sempat memegang tangan laki-laki itu. Tuhan, ketika memang pria baik untuk wanita baik, aku bisa membayangkan bagaimana pria itu akan bersama wanita yang sangat baik, tapi sungguh Tuhan, hatiku pasti sakit sekali. Tuhan, apakah ketika seorang pria bersama wanita yang tidak baik lalu pria itu menjadi pria yang buruk padahal dia adalah pria yang baik? Tuhan, apakah pria baik benar-benar tidak bisa untuk wanita yang tidak baik? Apakah seorang pria baik tidak bisa mengubah wanita yang tidak baik ketika mereka bersama? Tuhan, aku tahu bagaimana pria yang sangat populer diantara semua wanita menginginkan seorang wanita yang bahkan dirinya sendiri tak mengenal dirinya. Bagaimana bisa seorang pria idaman semua wanita menginginkan seorang wanita yang bahkan dirinya sendiri tidak menginginkan keberadaannya. Apakah benar-benar pria baik tidak bisa untuk wanita yang tidak baik? Tuhan, hari ini aku bertemu dengan pria baik itu. Kau memang memberi semua kebaikan pada pria itu, terima kasih. Tuhan, memang aksesoris yang paling indah anugerah-Mu adalah senyuman, karena itu aku selalu menghiasi wajahku dengan senyuman, tapi Tuhan, bagaimana bisa senyuman dari pria itu sangatlah menggoda? Senyumannya seakan mengkiaskan seluruh keindahan yang pernah Kau buat walau kutahu itu berlebihan. Tuhan, senyum pria baik itu bolehkah untuk perempuan yang tidak baik ini?”
Share:

Senin, 31 Agustus 2015

thank you

saya akan mulai serius menulis, jadi tolong bantu saya {}
setelah sempat vacuum beberapa minggu dari posting, saya sempat berfikir untuk membukukan beberapa coretan saya. saya memang vacuum posting, tapi saya tetap menulis.

i don't know all the people who visit my blog, i wish i can know all of you and say thank you. i don't know from where you know my blog, but thank you for share, talk, love and not being plagiarism. you can share all my story to your friend, the people you love, the people who hurt you. thank you. i really love all you who can't wait for the next post, who asking why is this author not post more often. i am sorry for not post in english anymore for this month. i will try my best.

i will start to serious writing. so when i release my book, can all of you buy one for yourself, buy one for your friend, buy one for your family, buy one for everyone who you love? i really want to release a book. but, for now, i will post more often, so don't be mad and stay with me.

i can design little bit, now, every time i share my story, i will attach one of my drawing. this is my new innovation.

exactly, some of my writing is real, some fictions, and some again i inspired by someone.


thank you all of you, and i love you <3
Share:

sedikit permintaan pada Tuhan

“Kau tahu aku kan Tuhan? Perempuan yang selalu mengadu, mengeluh dan meminta tentang banyak hal padaMu. Kau mungkin sudah lelah dan bosan dengan orangMu yang satu ini. Tapi Tuhan, hari ini aku sedang sangat menderita. Aku memang menderita karena banyak hal, terlambat sekolah, terkena lemparan bola, jatuh tersandung batu, banyak hal, Kau tahu kan? Tapi kali ini berbeda Tuhan, aku sekarang sedang sangat menderita karena kerinduan dan cinta. Tuhan, aku memang mencintaiMu, tapi ini cinta yang sama hanya lebih sedikit dari cintaku untukMu, Kau tahu itu. Tuhan, kau tahu laki-laki yang kau pertemukan denganku di rumahMu kan? Laki-laki yang setiap lima waktu datang ke rumahMu dengan berjalan dari rumahnya. Laki-laki yang kau masukkan ia dalam hatiku, laki-laki yang kau buat mataku tak bisa lepas darinya. Ya, laki-laki yang itu. Maukah kau membuat dia jatuh hati padaku? Maukah kau memberikan takdirnya untukku? Aku tahu kau bisa, tapi maukah? Aku bahkan tidak tahu apa dia tahu namaku, andai dia tahu eksistensiku di dunia ini saja aku sudah sangat gembira. Bolehkah jika dia untukku, Tuhan? Tuhan, aku akan tetap membiarkan dia mencintaimu, sungguh Tuhan. Bahkan kami akan mencintaimu bersama-sama. Buatlah dia jatuh hati padaku, Tuhan. Kumohon. Tuhan, perbolehkanlah dia dalam hidupku, bukan hanya dalam mimpi. Tuhan, aku ingin aku melihatnya setiap detik setiap harinya. Aku ingin bermimpi bersama dengannya, melihatnya tidur di sampingku, memimpikan sesuatu dan mewujudkannya bersama-sama. Aku ingin memasakkan makanan untuknya dan makan bersama dengannya. Tuhan, aku ingin berbincang-bincang dengannya, aku ingin membagi semua cerita yang kupunya denganya, aku ingin mendengar semua cerita yang dia punya untuk dia bagi denganku, aku ingin tak ada lagi sedetikpun lagi kehidupan yang dia lalui tanpa aku disana. Tuhan, aku ingin selalu berada satu shof di belakangnya, memegang dan menciumnya tanpa ada sangsi dosa darimu. Aku ingin menjadi orang yang memegang tangannya ketika dia sedang berjalan. Aku ingin memeluknya ketika kau berikan kesedihan padanya. Aku ingin menjadi penguat punggungnya ketika dia menghadapi ujian darimu. Aku ingin menjadi mesin pijat untuknya ketika dia lelah. Keinginanku terlalu banyak ya Tuhan? Masih ada banyak hal lagi yang kuinginkan dengannya. Kau tahu itu kan? Jadi kumohon jangan bosan dulu. Kau harus memastikan mengingat semuanya agar tak ada satupun yang kurang ketika saatnya giliranku untuk mendapatkan terkabulnya keinginanku. Tuhan, laki-laki itu adalah laki-laki yang baik kan? Buktinya kau membuatku jatuh hati padanya. Dia pasti orang yang sangat baik kan? Sungguh, bolehkah dia untukku saja? Kumohon. Mungkin ketika kau membiarkan dia untuk perempuan lain cintanya padaMu akan memudar. Aku akan membuatnya lebih dan lebih lagi mencintaiMu. Tuhan, aku ingin membangun sebuah rumah dengannya. Aku ingin mengenal semua keluarga dan temannya, aku ingin dia mengenal semua keluarga dan temanku. Aku tahu bahkan satu katapun belum pernah mengantarai kami, aku tahu aku belum mengenalnya, tapi bagaimana lagi? Kau sudah membuatku menyukai---mencintainya. Tuhan, aku ingin berkata bahwa semuanya baik-baik saja ketika dia sedang takut dan gelisah. Aku ingin berjalan ke surgaMu bersamanya. Bisakah Tuhan? Tuhan, apakah dia terlalu baik untukku? Kalau begitu aku akan menjadi baik dan terbaik untuknya. Tuhan, aku akan mempercantik diriku, merawat kulitku, memanjangkan rambutku, memperbaiki kepribadianku, menjaga tubuhku, memperkaya pengetahuanku, berusaha yang terbaik. Jadi, bolehkanlah aku dengan laki-laki itu. Aku tahu Kau mencintainya karena dia sangat mencintaiMu, bisakah Kau membagi laki-laki itu untukku? Kumohon Tuhan. Hingga aku menjadi yang terbaik dari diriku, jagalah dia. Jangan biarkan dia jatuh cinta selain kepadaku, Tuhan. Aku menyerahkan jiwaku untukMu. Tuhan, aku ingin tidak merindukan laki-laki itu lagi seperti ini. aku ingin melewati hari-hari dengannya tanpa ada kerinduan yang menyiksa seakan membunuhku perlahan. Aku ingin selalu bersamanya, hingga kesedihan yang kurasakan adalah ketika dia bersedih, bukan sebuah kesedihan karena merindukannya. Tuhan, kau tahu dengan tepat apa yang akan terjadi di masa mendatang kan? Kumohon Tuhan, biarkan dia menjadi takdirku dan aku menjadi takdirnya. Oh ya, Tuhan, maukah kau memulai mewujudkan permintaanku di surat ini mulai malam ini? Kumohon buatlah dia memimpikanku saat ini dan buatlah dia tahu aku jatuh hati padanya, dan katakan bahwa aku adalah takdirnya. Tuhan, kau mulai bosan kah? Kumohon, kau adalah Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Menyayangiku kan? Aku percaya padaMu. Terima kasih Tuhan, aku bukanlah apa-apa tanpaMu.”

Perempuan itu yang jatuh hati pada laki-laki itu.
Share:

Selasa, 25 Agustus 2015

perempuan ini datang lagi.
berjarak beberapa senti lagi.
diam di belakang laki-laki itu lagi.
menjadi bayangan lagi.

perempuan ini menangis lagi.
jantungnya berdetak lebih cepat lagi.
matanya menjadi buta lagi.
senyumnya seindah dulu lagi.

perempuan ini bernafas lagi.
merasakan kehidupan lagi.
menginginkan laki-laki itu lagi.
menjadi bodoh lagi.

perempuan ini mempertanyakan nasib lagi
Share:

Senin, 24 Agustus 2015

Aku merindukanmu. Sebenarnya aku hanya ingin melihatmu saja. Bolehkah? Aku bukanlah seseorang yang cantik atau punya satu saja kebaikan dalam diriku, setiap inci dalam hidupku adalah sampah yang ingin  kurahasiakan. Bisakah kau membiarkan wanita jelek ini melihatmu? melihat semua kebaikan pada dirimu? Aku tak berharap terlalu banyak untuk bisa masuk ke hatimu. bahkan andai saja kau tahu namaku, aku akan sangat senang.
Share: